Mensos ke Kepala Daerah: Segera Berikan Bansos bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 02 April 2020 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 02 320 2193051 mensos-ke-kepala-daerah-segera-berikan-bansos-bagi-masyarakat-terdampak-covid-19-W3dQvZtoRq.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara meminta kepala daerah di seluruh Indonesia melengkapi dan menambah program-program bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Sesuai arahan Presiden Jokowi yang terakhir kepada kami semua, agar bisa benar-benar memastikan bahwa warga di daerahnya masing-masing yang terdampak bisa mendapatkan support sehingga bisa meminimalisasi penderitaan yang mereka alami saat ini. Tentunya kami di gugus tugas Covid-19 semuanya bekerja keras," ujar dia pada telekonferensi di BNPB Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Dia juga memastikan pemerintah bekerja keras untuk segera menangani pandemi Covid-19 ini bisa berakhir segera. Oleh karena itu Kemensos sampaikan program-program sosial melengkapi program-program di bidang kesehatan dan juga program-program berupa insentif untuk dunia usaha.

"Khususnya dunia usaha UMKM, pelaku UMKM akan terus dalam waktu dekat kami gelontorkan, dan kami juga berharap dari pemerintah daerah, para kepala daerah juga melengkapi program-program tersebut untuk lebih meyakinkan lagi bagi seluruh rakyat Indonesia benar-benar berada di tangan yang aman," ungkap dia.

Sekadar informasi, pemerintah sedang mematangkan opsi penyaluran bantuan paket sembako langsung kepada masyarakat yang terdampak dari pendemi virus corona.

Bantuan akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak penyebaran virus corona di daerah epicentrum penyebaran virus corona.

Penyaluran bantuan sembako langsung tersebut merupakan bagian dari stimulus fiskal untuk jaring pengaman sosial (social safety net) yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), siang tadi.

Presiden mengumumkan langkah pemerintah mengatasi pandemi COVID-19 dengan meluncurkan tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020, senilai Rp405,1 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini