Sedangkan IHSG juga terus mengalami pelemahan hingga sempat menyentuh level 3.900. Bahkan, beberapa kali pasar saham sempat dihentikan sementara atau terkena trading halt.
"Sekitar USD7 miliar ini kami gunakan untuk memasok valas di pasar khususnya pada minggu kedua dan ketiga," ucapnya.
Menurut Perry, pelemahan pada nilai tukar rupiah dan pasar saham juga dikarenakan investor global ramai-ramai melepas sahamnya, Hal ini imbas dari pandemi virus corona yang sudah mulai memasuki Indonesia dan penyebarannya semakin meluas.
"Kenapa? karena waktu itu terjadi panic global, investor2 global melepas sahamnya, obligasinya, dalam waktu dekat dan bersamaan terjadi di seluruh dunia," kata Perry.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.