Sambil melakukan pelatihan, para penerima manfaat juga akan mendapatkan biaya tambahan sebesar Rp600 ribu setiap bulannya. Anggaran ini diperuntukkan untuk menaikkan kemampuan dari pekerja itu sendiri. Selain itu, para penerima manfaat ini juga akan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Pemberian bantuan dan manfaat kartu pra-kerja sendiri akan diberikan selama 4 bulan.
"Sambil pelatihan untuk menaikkan skilling mereka mendapatkan manfaat juga dalam bentuk bantuan dana Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan. Ini kemudian bentuk bantuan sosial lain yang diberikan ke masyarakat untuk tingkatkan daya beli untuk penuhi kebutuhan pokok," kata Askolani.
Untuk menjalankan program ini, pemerintah menyiapkan anggaran Rp20 triliun. Angka ini naik dua kali lipat dari rencana sebelumnya yang hanya Rp10 triliun.
"Anggaran kartu pra-kerja yang awal Rp10 triliun kemudian ditambah Rp10 triliun jadi Rp20 triliun. Skemanya diubah untuk benar-benar menangani covid," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)