JAKARTA - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, akan ada 5,6 juta masyarakat yang akan menerima manfaat dari kartu pra-kerja. Para penerima manfaat ini umumnya merupakan para pekerja informal.
Kartu pra-kerja adalah program pemerintah yang dibuat untuk membantu para pekerja yang terkena dampak dari pandemi virus corona (covd-19). Di mana para penerima manfaat merupakan para pencari kerja dan juga pekerja informal maupun formal yang terkena dampak langsung dari virus corona. Para pekerja ini memiliki usia minimal 18 tahun.
Askolani mengatakan, nantinya para penerima manfaat ini akan mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta. Namun baya yang didapatkan ini tidak cuma-cuma karena para penerima manfaat harus melakukan pelatihan yang sifatnya online.
"Mereka yang kena PHK dan sektor informal kesulitan Covid makan ada 5,6 juta peserta yang akan dibantu oleh program kartu pra-kerja. Mereka akan dapatkan biaya pelatihan Rp1 juta. Sifatnya online," jelasnya.
Baca Selengkapnya: Pekan Ini, Pemerintah Launching Program Kartu Pra-Kerja
(Feby Novalius)