JAKARTA - Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp450 triliun sebagai stimulus untuk mengatasi virus corona atau covid-19 serta berbagai dampaknya ke masyarakat.
Terkait hal itu, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, stimulus dalam pemanganan virus corona ini, relatif lebih kecil dibandingkan dengan negara lain.
"Jadi, berdasarkan data yang kami himpun stimulus penanganan covid Indonesia yang sebesar Rp405,1 triliun, hanya memiliki porsi 2,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB)," ujar dia pada telekonferensi di Jakarta, Senin (20/4/2020).
Baca Juga: Dana Stimulus Rp450 Triliun Masih Kurang untuk Perangi Virus Corona