Sementara jenis pelatihannya nantinya akan disesuaikan dengan tingkatannya. Bagi tingkatan yang advance misalnya akan diberikan pelatiha programing hingga manajemen risiko.
"Dan mulai dari manajemen risiko, programming, coding, itu mulai butuh yang advance," kata Panji.
Sementara bagi pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disarankan untuk mengambil pelatihan dengan tingkatan ringan. Dalam pelatihan tersebut akan diberikan tips bagi mereka yang ingin menambah jumlah menuyang kreatif agar diminati oleh konsumen
"Tapi misal pelaku usaha kecil ingin jual makanan dan ingin tambah menu, risoles tapi ingin tambah jenis menu, mereka bisa gunakan pelatihan ringan yang tentu harganya lebih murah. Mari percaya ke masyarakat mereka bisa milih," kata Panji
Sementara itu sebelumnya, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyebut hanya ada sekitar 1.500 jenis pelatihan yang tersedia. Peserta bisa memilih sendiri jenis pelatihan sesuai minat, kebutuhan dan preferensi masing-masing