Indeks Dolar Menguat karena Ketidakpastian Stimulus Ekonomi di Eropa

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 24 April 2020 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 24 278 2204084 indeks-dolar-menguat-karena-ketidakpastian-stimulus-ekonomi-di-eropa-8D1ay4yJzi.jpg Direksi Garuda Indonesia (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Indeks dolar AS menguat terhadap Euro pada perdagangan kemarin. Dolar AS menguat karena rencana Uni Eropa mendirikan dana bersama berakhir tanpa kesepakatan. Ketidaksepakatan mengenai ukuran dan bentuk paket stimulus ekonomi mengisyaratkan bahwa Uni Eropa tidak memiliki masa depan jika negara-negara anggota gagal menanggapi dampak covid-19.

Baca Juga: Dolar Menguat karena Data Pengangguran AS Meningkat

Terhadap dolar, Euro melemah 0,36%, dilansir dari Reutes, Jumat (24/4/2020). Indeks Dolar AS naik 0,15 poin atau 0,15% ke level 100,54.

Virus corona telah menginfeksi lebih dari 2,57 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 178.000, dan dengan warga yang disuruh tinggal di rumah, kegiatan ekonomi merosot. Data ekonomi dari Amerika Serikat juga suram.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Bergerak Menguat 

Aktivitas bisnis AS merosot ke rekor terendah baru pada bulan April ketika corona virus sangat mengganggu produksi industri dan jasa layanan, mendorong perekonomian ke perairan yang belum dipetakan. Secara terpisah, Departemen Tenaga Kerja mengatakan 4,427 orang mengajukan tunjangan pengangguran untuk pertama kalinya minggu lalu.

Di sisi lain, Dolar tergelincir terhadap mata uang negara-negara penghasil minyak karena lonjakan harga minyak mentah memberikan bantuan ke pasar terguncang oleh penurunan permintaan besar-besaran yang disebabkan oleh virus korona.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini