Presiden Jokowi Ungkap Alasan Sulitnya Bisnis Kargo Pesawat

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 320 2206184 presiden-jokowi-ungkap-alasan-sulitnya-bisnis-kargo-pesawat-TdJYV8Q9h3.jpg Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mengkaji ulang kebijakan penutupan penerbangan penumpang dalam negeri. Hal tersebut menyusul adanya laporan gangguan dari pasokan logistik.

Sebab, dalam penyalurannya kargo logistik ini masih bergantung pada penerbangan komersial penumpang. Padahal, Jokowi selalu mengimbau jangan ada gangguan distribusi logistik khusunya pangan.

 Baca juga: Pebisnis Diizinkan Naik Pesawat Saat Pelarangan Mudik, Begini Penjelasan Kemenhub

"Namanya pesawat yang jalan kargonya saja penumpangnya tidak, tentu saja hitung-hitungannya akan sangat sulit. Karena sebetulnya kargo itu mengikuti pesawat yang berpenumpang," ujarnya dalam rapat terbatas virtual, Selasa (28//4/2020).

Menurut Jokowi, masih ada beberapa daerah yang mengalami defisit bahan pokok. Oleh kaerena itu peran dari angkutan logistik menjadi sangat penting untuk menyalurkan dari daerah yang mengalami surplus menuju daerah yang defisit.

 Baca juga: Kerugian Industri Penerbangan Meluas ke Bisnis Katering hingga Travel

"Oleh sebab itu transportasi distribusi pangan antarwilayah tidak boleh terganggu. Saya akan cek terus ini karena dengan penerapan PSBB dari beberapa provinsi, beberapa kabupaten kota," kata Jokowi

Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga distribusi barang masih memanfaatkan berbagai jenis moda transportasi, baik laut atau udara. Namun dari hasil laporan, kendala penyaluran distribusi pangan terjadi justru di transportasi udara.

Oleh karena itu, dirinya meminta ini dilakukan kajian yang mendalam. Sehingga stok pangan selama masa pandemi corona dan bulan ramadhan tidak terganggu.

"Memang saya mendengar ada 1-2 yang sudah mulai terganggu terutama yang berkaitan dengan transportasi pesawat.Ini tolong betul-betul kita exercise sehingga jangan sampai distribusi bahan pokok terganggu," kata Jokowi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini