Daftar 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar, Beda dengan Akhir Tahun

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 04 Mei 2020 06:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 03 278 2208372 daftar-10-emiten-dengan-kapitalisasi-pasar-terbesar-beda-dengan-akhir-tahun-ngxWjRcBH4.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Covid-19 membuat perubahan signifikan dalam tataran bisnis, termasuk di pasar modal. Kapitalisasi pasar dari para emiten juga mengalami perubahan.

Soal kapitalisasi pasar, situasinya kini mulai membaik ketimbang "puncak ketegangan" yang terjadi pada awal virus corona ini merebak di awal Maret 2020.

"IHSG berada pada level 4.716,403 (pada 30 April 2020) dari 4.496,064 pada pekan sebelumnya, sementara itu nilai kapitalisasi pasar menjadi Rp5.453,503 triliun dari Rp5.198,707 triliun pada penutupan perdagangan pekan lalu," sebut Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Sepanjang 2020 ini, terjadi perubahan pada kapitalisasi pasar dari emiten-emiten di bursa efek. Hal ini terlihat dari 10 emiten dengan kapitaliasi pasar terbesar.

Baca juga: Kapitalisasi Pasar Bursa Naik 4,9% pada Pekan Pertama Ramadhan

Daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami perubahan jika dibandingkan dengan posisi di akhir tahun.

Berikut daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar:

30 April 2020

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp631 triliun (11,6%)

2. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp347 triliun (6,4%)

3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp333 triliun (6,1%)

4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp316 triliun (5,8%).

5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp206 triliun (3,8%)

6. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp186 triliun (3,4%)

7. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp160 triliun (2,9%)

8. PT Astra International Tbk (ASII) Rp156 triliun (2,9%)

9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp129 triliun (2,4%)

10. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp115 triliun (2,1%)

 

Desember 2019

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp815,85 triliun (11,23%)

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp537,29 triliun (7,4%)

3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp393,28 triliun (5,41%)

4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp354,58 triliun (4,88%)

5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp320,46 triliun (4,41%).

6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp280,35 triliun (3,86%)

7. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp244,27 triliun (3,36%)

8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp185,02 triliun (2,55%)

9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp144,93 triliun (1,99%)

10. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp134,4 triliun (1,85%).

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini