"Dalam soal reform, dalam pandemik ini kita harus lihat seberapa kuat sosial kita, seberapa besar ekonomi kita, dan seberapa kuat ketahanan pangan kita, seberapa besar ketergantungan kita ke negra lain," ujarnya.
2. Industri Farmasi Masih Impor 95%
Sebagai contoh di sektor kesehatan, saat pandemik ini terlihat industri farmasi 95% masih impor. Alat-alat kesehatan pun tak semua bisa diproduksi sendiri dan dibeli dari negara lain.
"Sekarang keliatan semua," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, ketersediaan laboratorium serta kemampuan SDM dan peralatan dapat terlihat juga di tengah covid-19. Oleh sebab itu, pentingnya health security di masa depan.
"Kejadian Covid ini menyaadari kita semuanya betapa pentingnya health security," ujarnya.