Susi Pudjiastuti Komentari Video Viral: Memang Seperti Itu Illegal Fishing

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 320 2210396 susi-pudjiastuti-komentari-video-viral-memang-seperti-itu-illegal-fishing-cbBItdOnOp.jpg Susi Pudjiastuti. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja Susi Pudjiastuti angkat suara soal viralnya video Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal China. Video yang diberitakan oleh salah satu stasiun televisi Korea Selatan ini menyita perhatian karena dianggap melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Baca Juga: Tren Pencurian Ikan di Indonesia Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Video tersebut semakin viral setelah salah satu Youtuber Jang Hansol menerjemahkan berita tersebut ke dalam bahasa Indonesia. Dalam berita tersebut, ada ABK asal Indonesia yang meninggal lalu jasadnya dibuang di tengah laut.

ABK

“Itulah kenapa Ilegal Unreported Unregulated Fishing harus dihentikan. Ingat dulu kasus Benjina?” kata Susi menanggapi viralnya berita di Korea Selatan yang berjudul ‘Eksklusif, 18 jam sehari kerja. Jika jatuh sakit dan meninggal, lempar ke laut’.

Baca Juga: KKP Tangkap 3 Kapal Ilegal Asal Malaysia

Dalam video tersebut salah satu ABK mengaku bekerja hingga 30 jam dan hanya diberi waktu istirahat 6 jam saja. Dalam rentang waktu 6 jam tersebut, ABK memanfaatkannya untuk makan dan istirahat.

ABK

Sayangnya dengan jam kerja sepanjang itu, ABK Indonesia digaji sangat minim. Selama bekerja di sana selama sekitar 13 bulan, ABK hanya menerima gaji sekitar 140.000 won atau sekitar Rp 1,7 juta.

“Ilegal Fishing memang beroperasinya seperti itu .. ABK Indonesia di laut luar negeri kita.. kemudian yang di perairan kita pakai ABK dari Myanmar, Kamboja supaya mereka tidak lari dan operasi mereka tidak terlacak,” tukas Susi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini