Menteri Edhy Pastikan Lapangan Kerja Baru untuk 14 ABK Long Xing 629

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 320 2211388 menteri-edhy-pastikan-lapangan-kerja-baru-untuk-14-abk-long-xing-629-3snw0ORwOT.jpg Menteri KKP Edhy Prabowo telepon 14 ABK dan pastikan banyak pekerjaan bidang perikanan. (Foto: KKP)

JAKARTA - Sebuah video mengenai kondisi Anak Buah Kapal yang diperlakukan tidak semestinya menjadi viral belakangan ini. Kini ke-14 ABK tersebut berhasil diselamatkan dan tiba tiba di Jakarta setelah melakukan perjalanan udara sekitar tujuh jam dari Korea Selatan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengawal kasus dugaan eksploitasi terhadap Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal asing. Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Zulficar Mochtar turut menyambut kedatangan para ABK di Bandara Soekarno-Hatta.

 Baca Juga : Susi Pudjiastuti Komentari Video Viral: Memang Seperti Itu Illegal Fishing

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pun langsung berbincang dengan para ABK melalui sambungan telepon. "Bagaimana kabarnya? Saya harap semuanya masih semangat ya. Saya turut berduka cita atas berpulangnya sahabat kalian," ujar Menteri Edhy mengawali obrolan dengan para ABK, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/4/2020).

Dalam obrolan tersebut, Menteri Edhy memastikan akan membantu mencarikan pekerjaan untuk para ABK. Menurutnya, peluang kerja di sektor perikanan Tanah Air sebenarnya sangat terbuka.

 Baca Juga : Tren Pencurian Ikan di Indonesia Meningkat Selama Pandemi Covid-19

"Saya menyapa kalian intinya satu, saya berusaha menciptakan lapangan pekerjaan. Insya Allah lapangan pekerjaan sangat terbuka di sektor perikanan," tegasnya.

Ke-14 ABK Long Xing 629 selanjutnya akan menjalani karantina selama 14 hari sesuai protokol kesehatan Covid-19. Menteri Edhy meminta mereka untuk mematuhi prosedur yang ditetapkan pemerintah.

"Sekarang waktunya istirahat dahulu. Kita fokus ikuti prosedur. Apa-apa yang menjadi kendala selama di sini, tolong sampaikan ke kami," tegasnya.

Seperti diketahui, dugaan eksploitasi terhadap WNI ABK Long Xing 629 diungkap pertama kali oleh media massa Korea Selatan.

Para ABK mengaku diperkerjakan lebih dari 18 jam dalam sehari dengan gaji yang sangat minim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini