Menteri Basuki Ingin Serap 605 Ribu Pekerja pada Program Padat Karya

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 11 Mei 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 320 2212378 menteri-basuki-ingin-serap-605-ribu-pekerja-pada-program-padat-karya-xzJ6QfTOgx.png Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjalankan program padat karya tunai untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi virus corona. Dari program tersebut diharapkan ada 605.000 orang yang mendapat pekerjaan dari proyek-proyek yang disiapkan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam realokasi dan refocussing program dan anggaran, Kementerian PUPR melaksanakan program padat karya tunai. Seperti penyediaan air minum dan sanitasi berbasi masyarakat di 4.771 desa.

Baca Juga: Daftar Proyek Prioritas Usai Pandemi Covid-19 Berakhir

Kemudian sanitasi berbebasis masyarakat di 1.028 lokasi. Tempat pengolahan sampa-Peduce, Reuse, Recycle (TPS-JR) di 106 lokasi.

"Pengembangan Infrastrukltur Sosial Ekonomi WIlyah (PISEW) di 900 kecamatan. Kota tanpa kumuh (Kotaku) di 364 kelurahan," ujarnya, dalam rapat virtual dengan Komisi V DPR, Senin (11/5/2020).

Selain itu, program padat karya untuk rumah swadaya berupa pembangunan baru 5.913 unit dan peningkatan kualitas 214.087 unit.

Baca Juga: Mitigasi Covid-19, 17.157 Warga Dilibatkan dalam Pembangunan Infrastruktur di Daerahnya

Untuk semua proyek ini, Basuki memastikan bahwa setiap pelaksanaan proyek dilakukan dengan protokol Covid-19 dengan menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan menghindari kerumunan.

"Total penyerapan tenaga kerja direncanakan mencapai kurang lebih sebesar 605.000 orang," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini