nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Mal Dibuka 5 Juni, Begini Antisipasi Serbuan Masyarakat

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 11:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2217907 begini-antisipasi-serbuan-masyarakat-jika-mal-dibuka-5-juni-JQprgdvxa1.jpg Mall. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah ingin mengkampanyekan New Normal sebagai bentuk berdamai dengan Covid-19. Karena hingga saat ini vaksin virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut belum juga ditemukan.

Kendati demikian, Provinsi DKI Jakarta berpeluang untuk dijadikan daerah percontohan penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bentuk penerapannya pun akan dimulai dengan dibukanya kembali pusat perbelanjaan pada 5 Juni mendatang.

Baca Juga: Tak Dilarang, Kakek-Nenek Masih Boleh ke Mal

Ketua Asosiasi Pusat Belanja APPBI Ellen Hidayat mengatakan, penerapan dibuka kembali pusat perbelanjaan bukan berarti karena pandemi corona sudah usai dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, melainkan di era new normal ini akan ada beberapa penyesuaian.

"Dibukanya mal bukan berarti masyarakat bisa berperilaku normal seperti sebelum adanya virus corona di Indonesia. Pihak pengelola pun harus memperhatikan sejumlah aturan yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Ellen mengatakan, dibukanya kembali pusat perbelanjaan pasti sudah menjadi incaran masyarakat. Ellen pun sudah memantau beberapa skenario yang akan dilaksanakan ketika terjadi lonjakan pengunjung.

Baca Juga: Lebih Cepat dari Rencana, Mal di Jakarta Siap Dibuka 5 Juni

Dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan pihak pengelola, Ellen melanjutkan, diharapkan para pegawai dapat mengikuti seluruh tata laksana.

"Setiap mal sudah mempunyai SOP dimana ada security dan customer service yang akan mengatur antrean berjarak bila memang terjadi banyak orang. Semua pengunjung yang naik eskalator juga diminta berjarak," jelasnya.

Selain itu, pengunjung yang akan memasuki toko pun jumlahnya dibatasi. Hal ini dilakukan demi mencegah penularan virus corona yang hingga saat ini tengah mencapai lebih dari 20 ribu kasus positif di Indonesia.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini