nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bulog Guyur 22.000 Ton Gula Impor India

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 12:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2217948 bulog-guyur-22-000-ton-gula-impor-india-RSPf3GoBxO.jpg Harga Gula Pasir di Pasar Rp17.000/Kg. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Perum Bulog menggelontorkan 22.000 ton gula untuk guna menjamin stabilisasi harga dan ketersediaan stok gula di masyarakat.. Gula tersebut diimpor Bulog dari India.

“Pada 5 Mei, Bulog menggelontorkan gula yang baru datang dari India dan langsung didistribusikan ke seluruh Indonesia,” ujar Dirut Perum Bulog Budi Waseso, dalam keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Bulog memiliki kuota impor gula sebanyak 50.000 ton. Hanya saja, kata Budi Waseso, pemeberian izin impor gula tersebut terlambat dari Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: Dirut Bulog Sebut Harga Gula Mulai Terasa Normal

“Sejak awal kami sudah mengantisipasi kelangkaan gula dan minta kuota impor gula pada akhir 2019, namun izin impor Bulog baru diberikan pada 7 April 2020, sehingga menyebabkan suplai gula terlambat,” kata Mantan Kabareskrim.

Meski demikian, Buwas memastikan stabilisasi harga bahan pokok seperti gula melalui operasi pasar yang dilaksanakan di seluruh Indonesia berjalan lancar. Walau sebelumnya sempat mengalami keterlambatan izin impor gula dari Kementerian Perdagangan yang bisa menghambat program pemerintah soal pangan pokok.

Baca Juga: Imbas Pandemi Covid-19, Produksi Pabrik Gula Turun 80%

“Harga gula mulai terasa normal sejak Bulog melakukan operasi pasar khusus gula secara serentak di tanah air sejak awal Mei 2020,” kata Budi.

Seperti diketahui bahwa harga gula pasir di tingkat konsumen sejak menjelang bulan Ramadhan melonjak hingga Rp20.000 per kilogram sehingga perlu intervensi yang masif dari pemerintah. Dengan stok yang dikuasai, Bulog sangat optimis dapat menekan harga gula kembali ke HET Rp12.500 per kilogram.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini