Mulai Besok 50% PNS Kemenko Perekonomian Kerja di Kantor

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 Mei 2020 08:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 26 320 2219550 mulai-besok-50-pns-kemenko-kerja-di-kantor-rTvDCwcXdT.jpg PNS (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan PNS Kemenko Perekonomian akan memulai kembali untuk beraktivitas di kantor atau Work From Office (WFO) muali besok. Airlangga meminta jajarannya untuk bersiap menjalani aktivitas pekerjaan kembali secara terbatas. Hal itu dilakukan dengan syarat melakukan protokol kesehatan secara ketat.

"Pada tanggal 27 Mei, Kemenko Perekonomian berencana akan mengambil inisiatif untuk Work From Office secara terbatas. Dan, tentunya, kita harus menunjukkan protokol kesehatan yang diterapkan di dalam mekanisme kerja Work From Home tersebut," ungkapnya, dikutip Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Apindo: Perlunya Gugus Tugas untuk Bangkitkan Ekonomi RI

Secara terpisah, salah satu PNS Kemenko Perekonomian mengaku sudah mengetahui mengenai jadwal masuk kantor yang dimulai esok hari. Dia menjelaskan, PNS yang bekerja di kantor akan diatur berdasarkan jadwal.

“Iya (mulai masuk kantor besok), masuk sebagian 50% jadi diatur piketnya,” ungkap dia kepada Okezone.

Untuk diketahui, Indonesia akan segera memasuki era new normal. Sebagian perkantoran dan kementerian akan mulai menerapkan bekerja di kantor kembali. Untuk itu, masyarakat diminta bersiap dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan.

Baca Juga: Siapkah Indonesia Masuki New Normal?

dalam kondisi new normal, masyarakat wajib mengikuti kebijakan pemerintah dengan mengutamakan protokol kesehatan seperti jaga jarak, hidup bersih dan lainnya untuk mencegah tertular wabah virus corona.

Berdasarkan pengalaman keberhasilan negara lain dalam menangani pandemi Covid-19, prasyarat utama yang diperlukan untuk menjamin produktivitas dan keamanan masyarakat, pertama, penggunaan data dan keilmuan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kedua, penyesuaian PSBB dilakukan melalui beberapa tahapan dan zona.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini