Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

New Normal, Jokowi Siapkan Banyak 'Vitamin' untuk Nelayan dan Petani

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2020 |10:26 WIB
   <i>New Normal</i>, Jokowi Siapkan Banyak 'Vitamin' untuk Nelayan dan Petani
Petani (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan beberapa skema pemberian insentif untuk nelayan dan petani. Salah satunya adalah lewat program jaring pengaman sosial di tengah skenario penerapan new normal.

Presiden Joko Widodo mengatakan, program jaring pengaman sosial dibuat untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan terdampak dari pandemi virus corona. Oleh karena itu, dirinya menginginkan agar petani atau buruh tani dan nelayan bisa mendapatkan manfaat dari program jaring pengaman sosial ini.

Baca Juga: Jaga Pangan, Petani dan Nelayan Bakal Dapat Bansos Sembako hingga BLT

Apalagi, jumlah dari masing-masing profesi ini cukup besar. Tercatat untuk petani dan buruh tani ada sekitar 2,7 juta orang sedangkan nelayan ada sekitar 1 juta orang

"Melalui program jaring pengaman sosial pastikan 2,7 juta petani dan buruh tani miskin dan 1 juta nelayan dan petambak harus masuk ke dalam program jaring pengaman sosial," ujarnya saat membuka rapat terbatas virtual, Kamis (27/5/2020).

Menurut Jokowi, program jaring pengaman sosial ini menyangkut berbagai macam bantuan. Dari mulai Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan sembako hingga subsidi listrik.

"Program jaring pengaman sosial baik itu berupa PKH, bantuan sosial tunai, BLT desa, paket sembako dan program gratis subsidi listrik," kata Jokowi.

Baca Juga: 2,44 Juta Petani Miskin Bakal Terima BLT Rp600.000

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut dengan adanya pemberian bantuan kepada petani dan nelayan diharapkan bisa membantu meringankan beban keduanya, sehingga daya beli dari nelayan dan petani juga bisa tetap terjaga.

"Tujuan utama dari skema program ini untuk meringankan program. Biaya konsumsi rumah tangga dari keluarga keluarga yang tidak mampu termasuk di dalamnya petani dan nelayan," jelas Jokowi.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement