35 Koperasi Sudah Dinormalisasikan, Bagaimana Sisanya yang Terlanjur Diblokir?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 31 Mei 2020 13:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 31 320 2222385 35-koperasi-sudah-dinormalisasikan-bagaimana-sisanya-yang-terlanjut-diblokir-DvKoZlSvSb.jpg Investasi (Shutterstock)

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) melakukan normalisasi terhadap 35 koperasi. Di mana, koperasi tersebut sempat masuk ke daftar 50 koperasi simpan pinjam (KSP) online ilegal.

Namun bagaimana nasib koperasi yang belum dinormalisasikan?

 Baca juga: Sempat Diblokir, Berikut Daftar 35 Koperasi yang Akan Dinormalisasikan

Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi mengatakan, koperasi lainnya sedang dalam proses review. Normalisasi tersebut akan tergantung hasil reviewnya.

"Hasilnya diumumkan untuk normalisasi apabila terbukti tidak melakukan kegiatan pinjaman online kepada non anggota", ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Lebih lanjut, ke depan juga disepakati bersama sebelum menetapkan sanksi kepada koperasi, OJK melakukan konfirmasi dan memberikan kesempatan klarifikasi. Sehingga penerapan sanksi nantinya betul-betul valid, berdasarkan data dukung yang kuat.

 Baca juga: Temukan Praktik Koperasi Ilegal? Segera Laporkan ke Sini!

Bisnis koperasi, apalagi di usaha simpan pinjam berbasis trust, kepercayaan. Karena itu, usaha simpan pinjam koperasi menjadi sangat sensitif terhadap isu-isu negatif, yang dapat menggiring opini publik menjadi kehilangan kepercayaan terhadap koperasi.

Padahal, KSP/KSPPS dan usaha pinjam pinjam koperasi secara umum telah berkontribusi sangat besar bagi akses pembiayaan yang diperlukan usaha ultra mikro, mikro dan kecil.

"Kami bersyukur, pada tahap pertama ini, sudah 35 koperasi dinormalisasi atau rehabilitasi kembali oleh OJK, sisanya masih direview. Perlu diketahui, dari 50 koperasi yang aplikasi onlinenya dianggap ilegal pada pengumuman pertama, 22 Mei 2020 lalu oleh Satgas Waspada Investasi, 9 diantaranya memang koperasi yang tidak memiliki aspek legalitas usaha (belum memiliki Badan Hukum Koperasi), 1 koperasi tetap diblokir sampai koperasi yang bersangkutan melakukan perbaikan, sisanya 5 koperasi sedang dalam proses review," pungkas Zabadi.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini