Pengusaha Butuh Kepastian Proyek Infrastruktur saat New Normal

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 13:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 320 2223256 pengusaha-butuh-kepastian-proyek-infrastruktur-saat-new-normal-CS0TGiUhP5.jpg New Normal (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Para pengusaha meminta kepastian dari pemerintah dalam menghadapi new normal. Salah satunya adalah kepastian dari kelanjutan proyek infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

Wakil komite tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja mengatakan, para pengusaha perlu kepastian dari pemerintah. Termasuk dalam pembangunan infrastruktur yang harus tetap dijalankan.

Baca Juga: Pengusaha Minta Konsistensi Protokol Kesehatan di Era New Normal

Khususnya infrastruktur yang menjadi prioritas dan masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Namun Achmad meminta agar pengerjaan proyek infrastruktur ini dilakukan dengan hati-hati sesuai protokol kesehatan.

"Kepastian itu adalah itu kembali lagi proyek proyek pemerintah yang sudah berjalan, protokol kesehatan ditegakan," ujarnya dalam acara live IDX Channel di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Baca Juga: New Normal, Pasar Tradisional di Pekanbaru Dijaga Polisi

Achmad juga meminta kepada pemerintah untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan industri. Sehingga, ketika situasi kembali normal, antara industri menengah dan atas bisa sejajar.

"Pemerintah harus ada ketegasan proyek proyek pemerintah harus tetap dijalankan, jadi industri hulu yang tidak terganggu tetap dijalankan sehingga industri menengah ke depan bisa sama," jelasnya.

 

Selain itu lanjut Achmad, dirinya juga meminta kepada pemerintah untuk memastikan kelancaran arus logistik. Menurutnya, dalam pendistribusian logistik juga diperlukan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Kemudian kementerian perhubungan perlu sekali, sebab protokol perlu sekali. Kementerian Perhubungan, logistik kita harus betul betul dijaga, dari pelabuhan sampai ke orang harus diprotokol akan baik," jelasnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini