JAKARTA - Kerusuhan di Amerika Serikat membuat perusahaan ritel memantau situasi yang terjadi. Kerusuhan tersebut diakibatkan atas kematian tahanan kulit hitam bernama George Floyd di tangan polisi AS.
Akibatnya Walmart menutup beberapa toko di Minneapolis dan Atlanta setelah unjuk rasa pada Jumat, dan menutup beberapa ratus toko pada pukul 5 sore.
Seorang juru bicara Walmart mengatakan, dia akan memantau kondisi setiap hari, dan bagaimana masing-masing komunitas terpengaruh dan mengambil keputusan saat itu.
peritel online Amazon mengatakan, pihaknya masih memantau situasi dengan cermat.
"Di beberapa kota, kami telah menyesuaikan rute atau mengurangi operasi pengiriman barang untuk memastikan keamanan tim kami," kata perusahaan itu dalam pernyataan melalui e-mail.
Baca selengkapnya: Kerusuhan di Amerika, Walmart dan Amazon Terus Pantau Situasi
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.