Dana Kelolaan Haji Rp135 Triliun, Diinvestasikan di Mana Saja?

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 03 320 2223763 dana-kelolaan-haji-rp135-triliun-diinvestasikan-di-mana-saja-D0WhdqUbcs.jpg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pelaksana (BP) Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) buka-bukaan soal dana kelolaan haji yang mencapai Rp135 triliun.

"Seluruh dana kelolaan jemaah haji senilai lebih dari Rp135 triliun per Mei 2020 dalam bentuk rupiah dan valuta asing," kata Kepala BP-BPKH Anggito Abimanyu dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Anggito menjelaskan, dana kelolan haji dikelola secara professional pada instrumen syariah yang aman dan likuid.

Baca Juga: Haji 2020 Batal, Dananya Dipakai untuk Perkuat Rupiah?

Sementara itu, penguatan Rupiah dari dana haji 2020 sebesar USD600 juta tidak terkait dengan pembatalan haji 2020.

"Menteri Agama pada tanggal 2 Juni 2020 mengumumkan soal haji (haji 2020 ditiadakan) Pada tanggal 2 Juni 2020, Kepala BP-BPKH sama sekali tidak memberikan pernyataan terkait dengan Pembatalan Haji 2020, apalagi menyangkut kaitannya dana USD600 juta dolar tersebut," tulis pernyataan resmi BPKH.

Baca Juga: Pengembalian Dana Haji, Ada 198.765 Jamaah yang Sudah Lunas Bayar

Anggito Abimanyu menjelaskan, dana tersebut memang tersimpan di rekening BPKH dan jika tidak dipergunakan untuk penyelenggaraan ibadah haji akan dikonversi ke dalam mata uang rupiah dan dikelola oleh BPKH.

"Dana konversi Rupiah itu sendiri nantinya tetap akan tersedia dalam rekening BPKH yang aman dan dipergunakan dalam menunjang penyelenggaraan ibadah haji," kata Anggito.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini