Industri Penerbangan China Mulai Dilonggarkan

Jum'at 05 Juni 2020 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 320 2224904 industri-penerbangan-china-mulai-dilonggarkan-NpUTzrHIxy.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan pengawas penerbangan China bakal mengizinkan maskapai penerbangan asing membuka layanan penerbangannya ke China. Aturan ini diterapkan seiring melonggarnya kebijakan pengendalian wabah virus corona.

Kebijakan tersebut diumumkan setelah AS melarang empat maskapai penerbangan China beroperasi di AS. Pemerintah AS membalas karena China tidak mengizinkan dua maskapai Amerika memulihkan layanan penerbangan mereka ke China.

Baca Juga: Penerbangan Tak Sepenuhnya Kembali Normal Sampai Vaksin Covid-19 Didistribusikan di Dunia 

Maskapai-maskapai penerbangan asing yang masih mengoperasikan penerbangan ke China ketika sejumlah pembatasan mulai diberlakukan Maret lalu masih terus diizinkan melakukan penerbangan sekali seminggu. United dan Delta telah menghentikan penerbangan mereka sebelum itu, dan kini sedang meminta izin untuk memulai kembali layanan mereka ke China.

Pengumuman yang baru dikeluarkan Badan Pengawas Penerbangan Sipil China (CAAC) di situs internetnya menyebutkan, maskapai-maskapai yang tidak masuk dalam daftar bulan Maret itu kini bisa melakukan penerbangan sekali seminggu. Pengumuman itu seperti membuka pintu bagi United dan Delta namun CAAC tidak mengungkapkan secara jelas perusahaan-perusahaan penerbangan mana yang dimaksud.

Baca Juga: AS dan Eropa Dinilai Belum Mampu Buka Penerbangan Lagi 

Maskapai-maskapai penerbangan asing bisa meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi dua kali seminggu bila selama tiga pekan berturut-turut terbukti tidak membawa penumpang yang positif tertular virus corona. CAAC juga mengatakan akan menghentikan layanan maskapai itu selama sepekan bila jumlah penumpangnya yang positif virus corona mencapai lima.

 

Menjelang pengumuman itu, Departemen Perhubungan AS menuduh Beijing melanggar kesepakatan tahun 1980 mengenai perjalanan udara. Sebagai tanggapan atas tindakan Beijing, AS hanya akan mengizinkan maskapai China melakukan penerbangan ke AS dalam jumlah yang sama dengan jumlah penerbangan yang dilakukan maskapai AS ke China.

Empat maskapai penerbangan China yang dilarang beroperasi di AS adalah Air China, China Eastern Airlines, China Southern Airlines dan Xiamen Airlines, demikian dilansir dari VOA, Jumat (5/6/2020).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini