JAKARTA - Badan pengawas penerbangan China bakal mengizinkan maskapai penerbangan asing membuka layanan penerbangannya ke China. Aturan ini diterapkan seiring melonggarnya kebijakan pengendalian wabah virus corona.
Kebijakan tersebut diumumkan setelah AS melarang empat maskapai penerbangan China beroperasi di AS. Pemerintah AS membalas karena China tidak mengizinkan dua maskapai Amerika memulihkan layanan penerbangan mereka ke China.
Baca Juga: Penerbangan Tak Sepenuhnya Kembali Normal Sampai Vaksin Covid-19 Didistribusikan di Dunia
Maskapai-maskapai penerbangan asing yang masih mengoperasikan penerbangan ke China ketika sejumlah pembatasan mulai diberlakukan Maret lalu masih terus diizinkan melakukan penerbangan sekali seminggu. United dan Delta telah menghentikan penerbangan mereka sebelum itu, dan kini sedang meminta izin untuk memulai kembali layanan mereka ke China.
Pengumuman yang baru dikeluarkan Badan Pengawas Penerbangan Sipil China (CAAC) di situs internetnya menyebutkan, maskapai-maskapai yang tidak masuk dalam daftar bulan Maret itu kini bisa melakukan penerbangan sekali seminggu. Pengumuman itu seperti membuka pintu bagi United dan Delta namun CAAC tidak mengungkapkan secara jelas perusahaan-perusahaan penerbangan mana yang dimaksud.