Bawa Penumpang 8 Juni, Begini Persiapan Driver Ojol

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 320 2225060 bawa-penumpang-8-juni-begini-persiapan-driver-ojol-bqlcvEtEZm.jpg Ojek Online. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pengemudi ojek online mulai mempersiapkan diri untuk bisa mengangkut penumpang dalam masa transisi PSBB DKI Jakarta. Dengan dibukanya layanan GoRide pada 8 Juni mendatang, para pengemudi ojek online menyatakan kesiapannya untuk mengantar kembali para penumpang.

Seperti yang akan dilakukan oleh salah satu pengemudi ojek online Muhammad Ranji. Dia akan mempersiapkan hand sanitiser selama melayani penumpang.

Baca Juga: Ojek Online Boleh Angkut Penumpang 8 Juni, Driver Masih Nikmati Pekerjaan Antar Makanan

"Saya selalu ngantongin hand sanitiser. Jadi enggak cuma buat saya tapi akan saya kasih ke penumpang yang akan naik motor saya," ujarnya saat dihubungi Okezone pada Jumat (5/6/2020).

Dia beralasan, karena sering berada di luar, tentu tak bisa sering-sering mencuci tangan. Dengan begitu, selalu mengantongi hand sanitiser.

"Karena kita seringnya di jalanan, otomatis engga bisa sering-sering cuci tangan. Makanya hand sanitiser ajalah pakai untuk bersihin tangan," sambung Ranji.

Selain itu, lanjut Ranji, hand sanitiser juga akan diberikan kepada penumpang yang hendak naik motor.

Baca Juga: Gojek Boleh Angkut Penumpang 8 Juni, Driver Sudah Tak Sabar

Para pengemudi ojek online (ojol) juga tak lagi membawa helm khusus untuk penumpang. Pasalnya, mereka akan membawa helm sendiri ketika akan naik ojol.

"Dari sisi driver lebih praktis karena enggak perlu lagi bawa helm. Penumpang akan bawa helmnya sendiri," tutur Ranji.

Di sisi lain, adanya sistem physical distancing guna mencegah penyebaran virus corona membuat jarak penumpang dan driver harus dibatasi. Pembatasan ini akan dilakukan dengan memberi sekat pelindung berbahan plastik.

Menggunakan sekat pelindung plastik adalah sebagai upaya menjaga protokol kesehatan saat layanan transportasi dapat dibuka 100% pada 8 Juni 2020 mendatang.

Namun, Ranji mengaku tidak tahu bagaimana cara mendapatkan sekat plastik tersebut. Apakah pihak perusahaan akan memfasilitasinya atau driver yang harus mencari sekat tersebut.

"Jujur saya enggak tahu mengenai sekat tersebut. Apakah kita (driver) harus cari sendiri, atau perusahaan bakalan ngasih sekat tersebut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini