Penyelenggara Harapkan Stimulus Usai Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 06 Juni 2020 03:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 05 320 2225196 penyelenggara-harapkan-stimulus-usai-ibadah-haji-2020-dibatalkan-oMaJ4EKWvi.jpg Pemerintah Batalkan Haji 2020. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Batalnya ibadah haji 2020 berdampak kepada pelaku usaha di Indonesia. Salah satunya diungkap Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M Nur.

Dirinya pun meminta adanya stimulus dari pemerintah bagi penyelenggara haji di Indonesia. Srimulua diminta karena kebanyakan pengusaha memiliki banyak karyawan seperti pengajar pendidik dan lain sebagainya. Dengan ditiadakannya haji ini, maka banyak pengusaha terdampak.

"Kami berharap pemerintah melakukan memberikan stimulus dengan penyelenggaraan haji ini. Karena rata-rata pengusaha haji memiliki lebih dari seribu pegawai," ujar dia.

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan dana haji sebesar USD600 juta tidak ada kaitannya dengan pembatalan Haji 2020.

Kepala BP-BPKH Anggito Abimanyu menjelaskan, dana tersebut memang tersimpan di rekening BPKH dan jika tidak dipergunakan untuk penyelenggaraan ibadah haji akan dikonversi ke dalam mata uang rupiah dan dikelola oleh BPKH.

Baca Selengkapnya: Ibadah Haji Ditiadakan, Amphuri: Kami Berharap Mendapatkan Stimulus dari Pemerintah

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini