4. Pinjaman Modal UMKM Rp123,46 Triliun
Kemudian yang ketiga adalah dukungan kepada UMKM dalam bentuk subsidi bunga, penempatan dana restrukturisasi dan mendukung modal kerja UMKM yang pinjaman sampai Rp10 miliar. Serta belanja untuk penjaminan kredit modal kerja darurat yang diberikan kepada UMKM di bawah Rp10 miliar yang mana nantinya pinjamannya dukung APBN sebesar Rp123,46 triliun.
5. Insentif Dunia Usaha
Dan yang terakhir adalah insentif untuk dunia usaha agar bisa bertahan di tengah terpaan covid-19. Ada berbagai macam insentif yang diberikan pemerintah untuk dunia usaha.
Misalnya Rp126,1 triliun dikeluarkan untuk memberikan insentif perpajakan. Kemudian bidang pembiayaan dan korporasi termasuk di dalamnya PMN, penalangan modal kredit kerja darurat non-UMKM padat karya serta belanja termasuk penjaminan untuk BUMN dengan dana talangan sebesar Rp44,57 triliun.
"Kemudian untuk bidang pembaiyaan dan korporasi, termasuk di dalamnya adalah PMN, penalangan kredit modal kerja darurat non UMKM padat karya serta belanja untuk premi risiko bagi kredit modal kerja bagi industri padat karya pinjaman di atas Rp10 miliar hingga Rp1 triliun termasuk penjaminan untuk beberapa BUMN," kata Sri Mulyani.
Baca juga: Jakarta Terapkan PSBB Masa Transisi, Ini Aturan di KRL
6. Bansos jadi Rp300.000
Selain itu lanjut Sri Mulyani, akan ada beberapa perubahan pada jumlah yang di dapat masyarakat dari Rp600.000 menjadi Rp300.000. Hal ini dikarenakan adanya perpanjangan pemberian bansos dari Juli hingga Desember.
Selain itu, BLT dana desa pun akan diperpanjang hingga September mendatang. Adapun alokasi untuk BLT dana desa yakni sebesar Rp31,8 triliun.
"Sedangkan yang tadi bansos tunai non Jabodetabek alokasi Rp32 triliun. Alokasi Jabodetabek Rp6,8 triliun," ucapnya.
7. Suntikan Modal BUMN
Pemerintah akan memberikan suntikan dana kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini untuk mengantisipasi dampak virus Corona atau Covid-19.
Sri Mulyani mengatakan, dukungan ini untuk BUMN yang dianggap memiliki pengaruh besar hajat hidup masyarakat. Di mana perannya dari sisi exposure besar sistem keuangan dan dimiliki pemerintah dengan total aset yang cukup besar.
"Jadi program pemulihan ekonomi nasional yang dilakukan melalui BUMN mencakup 12 BUMN dari sisi subsidi, penyaluran bansos, PMN dan dana talangan total Rp52,57 triliun," ujar Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (3/6/2020).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.