Efek Corona, Pembangunan Mal Baru Terhambat hingga Ditutup

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 320 2228364 efek-corona-pembangunan-mal-baru-terhambat-hingga-ditutup-9Sy2PkzRNO.jpg Pembangunan Infrastruktur Terhambat karena Covid-19. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktur PT Nirvana Wastu Pratama (NWP Retail) Teges Prita Soraya mengungkapkan dampak virus corona terhadap pengembangan mal yang dikelolanya. Penyelesaian pembangunan mal pun terhambat karena pandemi virus corona.

"Kami bukan kantor retail. Kami adalah mal developer. Alhamdulilah sudah ada 16 mal (yang dikelola) dan 2021 harusnya ada 50, tapi ada gerak sedikit," ujarnya, dalam Instagram Live Okezone.com, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga: New Normal, Begini Cara Pengusaha Atasi Kepadatan di Dalam Mal

Former CEO Angkasa Pura Retail ini mengakui, selain retail, pemilik mal juga terimbas pandemi. Pasalnya, harus mengikuti peraturan yang diputuskan pemerintah yang mengharuskan sebagian besar mal tutup.

"Mal terimbas karena peraturan pemerintah. Hanya buka untuk keperluan dasar seperti barang kebutuhan pangan," ujarnya.

Baca Juga: Bioskop, Tempat Karaoke dan Wahana Bermain Anak Masih Dilarang Beroperasi di Mal

Adapun 16 mal yang sudah dibuka oleh NWP Retail, di antaranya Sumatera Utara ada di Dumai dan Medan yang saat ini sedang direnovasi. Sumatera Selatan di tiga lokasi, Lahat, Prabumulih dan Baturaja. Kemudian di Cirebon, Cianjur, Sukabumi

"Kami juga sedang bangun di Semarang dan selesai akhir tahun ini. Di Tangerang, lalu akhir bulan ini buka di Sawangan, The Park Sawangan, Kalimantan itu ada Pangkalan Bun, Sampit. Kita bikin di Bontang, Sulawesi di Gorontaol dan Palu serta bikin di Kendari, Bondowoso," tutunrya.

Selain itu, NWP Retail juga sedang bersiap membuka mal di Tuban, Bojonegoro. Selain itu, di wilayah Indonesia Timur.

"Paling jauh kita akan buka dan sedang tunggu izin di Sorong dan ada Timika," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini