Bangkit Setelah Di-PHK, Simak 5 Caranya Step by Step

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 320 2228535 bangkit-setelah-di-phk-simak-5-cara-yang-patut-disimak-s0R002sumJ.jpg Bangkit dari PHK (Reuters)

JAKARTA - Virus Corona atau Covid-19 membuat berjuta-juta masyarakat dunia mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal ini dikarenakan hampir tidak adanya kegiatan terutama sektor perekonomian.

Apalagi, ketidakpastian membuat waktu pemulihan pun menjadi tak terlihat lagi. Negara-negara di dunia pun masih beradu-adu dalam membuat vaksin virus tersebut.

Bagi kamu yang menjadi pengangguran pastinya sulit mencari pekerjaan di tengah wabah virus Corona ini. Solusi paling aman adalah motivasi baru dalam kehidupan.

 Baca juga: Cara Hasilkan Uang dari Youtube dengan Low Budget

Maka dari itu, melansir Entrepreneur, Jakarta, Jumat (12/6/2020), berikut cara terbaik untuk menghadapi masa menganggur setelah berhenti kerja ataupun di-PHK:

1. Pelajari Keterampilan Baru

Banyak di antara kamu yang di-PHK dan menggunakan waktu menganggurmu dengan tidak bijaksana. Bahkan, isolasi diri membuat kamu hanya di rumah saja dan menghabiskan waktu dengan bersantai.

 Baca juga: Cara Memulai Bisnis di saat Covid-19, Resesi Bisa Jadi Benefit

Hal ini tidak bermanfaat bagi kesejahteraan fisik dan mental kamu. Sebagai alternatif, gunakan masa kejatuhanmu tersebut untuk bangkit dan belajar kembali.

Gunakan sumber daya online seperti YouTube dan TikTok untuk membuat topik kreatif tanpa akhir. Sementara platform seperti LinkedIn Learning menawarkan kursus yang berfokus pada keterampilan bisnis dan teknologi.

Fokusnya akan beralih ke soft skill seperti kreativitas, ketahanan, dan penyelesaian masalah, serta keterampilan digital seperti desain dan pengembangan, manajemen media sosial, coding, dan keamanan digital. Sangat mungkin bahwa akan ada layanan, produk, dan pekerjaan yang sepenuhnya baru yang akan muncul selama dan setelah krisis, yang berarti tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk meningkatkan keterampilan.

2. Fokus pada Jangka Panjang

Tanpa melakukan apa-apa, waktu-waktu kamu di saat menganggur menjadi terasa lama. Dengan tidak adanya akhir yang jelas terhadap krisis coronavirus, kamu dapat dengan cepat terserap dalam dampak negatif jangka pendek dan berisiko kehilangan pandangan kamu sendiri di sisi lain.

Itulah mengapa sangat penting untuk melihat ke masa depan dengan menetapkan tujuan jangka panjang dan membuat rencana untuk bersemangat. Fokus pada gambaran yang lebih besar untuk mencapai tujuan yang sebelumnya tidak ada waktu untuk kamu lakukan.

Inilah saatnya untuk mengejar mimpi-mimpi kamu dan mengambil aksi dalam melakukan inovasi tersebut. Buat rencana lintasan karir jangka panjang, termasuk bisnis.

Luangkan waktu untuk memetakan cara mencapai tujuan dengan meneliti orang lain yang telah menemukan kesuksesan dalam industri yang Kamu pilih. Luangkan waktu untuk memperbaiki resume Kamu agar tetap ada peluang kerja yang potensial.

3. Jaga Hubungan dengan Orang Terdekat

Pandemi Covid-19 membuat kita tidak dapat berkomunikasi intens dengan orang lain. Baik saudara, sahabat, teman hingga rekan kerja.

Namun, karantina Covid-19 seharusnya bisa menjadikan kita lebih banyak upaya untuk menjangkau komunitas. Hal ini karena masa-masa sulit membutuhkan perhatian dan empati yang lebih tinggi.

Aplikasi konferensi seperti Zoom, Houseparty, atau Skype memungkinkan untuk terhubung secara virtual dengan teman dan keluarga Kamu. Pastikan untuk menggunakan video, karena ekspresi wajah lebih mudah dibaca daripada mencoba menafsirkan nada suara. Bersandar pada orang yang Kamu cintai, dan berikan mereka dukungan yang sama.

4. Terus Menjaga Fisik

Kesehatan fisik memainkan peran besar dalam kesejahteraan umum kita karena endorfin adalah pemacu suasana hati yang alami. Jika Kamu membutuhkan inspirasi, ada banyak sumber daya olahraga gratis yang tersedia online untuk memulai rutinitas.

5. Perawatan Diri Sendiri

Selama masa-masa sulit, sangat penting untuk memprioritaskan perawatan diri. Lagipula, ada alasan mengapa kita disuruh menggunakan masker oksigen kita terlebih dahulu karena kita tidak bisa membantu orang lain kecuali kita membantu diri kita sendiri.

Lakukan apa yang membuat Kamu merasa baik, apa pun itu. Banyak orang menganggap mindfulness sebagai praktik yang berguna untuk mengelola stres, itulah sebabnya Headspace menawarkan meditasi terbimbing gratis selama krisis COVID-19, di samping aplikasi meditasi lainnya. (rzy)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini