Terpuruk Imbas Covid-19, UMKM Cobalah Lakukan Hal Ini untuk Bangkit

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 15 Juni 2020 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 320 2230520 terpuruk-imbas-covid-19-umkm-cobalah-lakukan-hal-ini-untuk-bangkit-yU3Jryommm.jpg Personal Finance (Reuters)

JAKARTA - Kondisi perekonomian sedang terjangkit wabah virus Corona atau Covid-19. Dari perusahaan besar hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Terutama UMKM, kegiatan usaha tidak mungkin selamanya berjalan mulus, ditambah dengan adanya pandemik ini. Para pelaku usaha perlu mencoba berbagai taktik dan trik secara terus menerus untuk tetap bertahan.

Mengutip akun instagram Kemenkop UKM, Jakarta, Senin (15/6/2020), ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk para UMKM agar bangkit. Berikut taktik dan triknya:

 Baca juga: 7 Cara Anti-Gagal dalam Memulai Berbisnis, Nomor 3 Dibutuhkan Kreativitas

1. Cek dan Atur Kembali Keuangan

Tekun dan teliti adalah kunci saat membuat laporan keuangan. Oleh sebab itu, perlu ada penyesuaian keuangan di saat sulit seperti ini.

Jadi, jangan lupa, selalu catat keuangan sekecil apapun itu.

2. Pikir-Pikir Dahulu jika Mau Buka Usaha Lain

Cobalah berpikir yang matang terlebih dahulu jika usahamu untung dan ingin membuka usaha yang lain. Usaha baru memang cenderung memancing perhatian masyarkat luas.

 Baca juga: Bangkit Setelah Di-PHK, Simak 5 Caranya Step by Step

Jadi, anggaplah keuntungan di awal itu sebagai pembelian pertama pelanggan. Kalau dapat untung yang besar di awal usaha, jangan langsung merasa sudah menguasai pasar dan tergiur untuk membuka usaha baru.

3. Stop Belanja dari Keuntungan yang Baru Didapat

Sangat tidak bijak kalau langsung membelanjakan keuntungan dari usaha kamu. Tunggu dulu sampai stabil. Keuntungan yang dikejar adalah untuk jangka panjang.

4. Pisahkan Isi Dompet

Kesalahan umum para pebisnis pemula adalah mencampurkan keuangan pribadi dengan uang usaha. Kalau tidak dipisahkan, lama-lama kondisi keuangan akan tidak sehat dan menggantungkan seluruh kebutuhan pribadi dari keuntungan usaha.

Padahal, keuntungan itu seharusnya bisa diputar menjadi modal.

5. Strategi Efektif dan Efisien

Kalau modal sudah kembali jangan langsung buka cabang atau mengembangkan usaha. Hal ini dikarenakan pengembangan usaha pasti membutuhkan dana baru.

Pastikan keuntungan yang didapat sudah stabil. Baru atur strategi efektif dan efisien untuk jangka panjang.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini