Terungkap Fakta, Penyaluran BLT Dana Desa Ada Pungli hingga Penyelewangan

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 320 2231160 terungkap-fakta-penyaluran-blt-dana-desa-ada-pungli-hingga-penyelewangan-mY2Gt6WCQB.jpg Bansos Tunai. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), mencatat ada 1.129 aduan masyarakat terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Jumlah tersebut pun diklaim pemerintah sudah sedikit.

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menilai, presentase jumlah aduan itu tergolong kecil jika dibandingkan total jumlah desa 74.953 desa atau 2%.

Baca Juga: Sidak ke Banten, Mendes Ungkap Lambatnya Penyaluran BLT Desa

"Artinya, perhatian terbesar masyarakat saat ini tentang jaring pengaman sosial," kata dia, Selasa (16/6/2020).

Kemudian ada aduan program jaring pengaman sosial (JPS) lain sebanyak 2.113 aduan, Dana Desa sebanyak 282 aduan, serta 18 jumlah pengaduan lainnya.

"Jadi total 3.242 aduan masyarakat terkait pelaksanaan program jaring pengaman sosial (JPS)," ungkap dia.

Dia menambahkan aduan dikumpulkan dari telepon, situs, dan media sosial kementerian, serta situs Lapor! Presiden selama pandemi Covid-19 berlangsung.

"Mayoritas aduan berupa pungli, salah sasaran, penyelewengan, dan lainnya," jelas dia. Dan beberapa aduan juga lantaran ada kesalahpahaman dan miskomunikasi dengan Pemerintahan desanya," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini