Milenial Tak Boleh Cengeng, Harus Bisa Adaptasi dengan Dunia Kerja

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 320 2232185 milenial-tak-boleh-cengeng-harus-bisa-adaptasi-dengan-dunia-kerja-ZuLX800yw9.jpg Milenial (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Mahasiswa ketika lulus kuliah kerap kali gagap saat ketika memasuki dunia kerja.

Fenomena tersebut terjadi lantaran mayoritas para millenial kini terlalu fokus belajar, tanpa mencari tahu dunia kerja bagaimana beradaptasi di dunia kerja.

Bagaimana cara mahasiswa agar bisa mengikuti ritme kerja yang sebelumnya tak pernah diterimanya ilmunya selama duduk di bangku kuliah?

Baca Juga: Erick Thohir Ingin Milenial Jadi Pemimpin yang Baik di Masa Depan

Founder dan CEO Jouska Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno memberikan kiat-kiat agar para lulusan nanti bisa langsung menjalani sebuah pekerjaan tanpa adanya hambatan.

Salah satu langkah yang harus diambil adalah setiap mahasiswa harus mempunyai niat untuk memperkaya wawasan dirinya agar tidak termakan zaman yang semakin berkembang.

Baca Juga: Fadli Rahman, Komisaris Milenial Pertamina Hulu Energi 

“Yang masih kuliah semester 6 dan 7 harus beradaptasi dengan dunia kerja. Harus bisa improve dengan suatu ada yang sekarang,” kata Aakar dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020).

Menurut dia, pandemi virus corona atau Covid-19 tak harus membuat para milenial mengendurkan semangatnya untuk mengembangkan dirinya. Sebab, bila mereka tak ingin berjuang, maka akan tergerus dengan tersendirinya.

“Kita dituntut untuk beradaptasi. Milenial tidak boleh cengeng. Kita harus produktif dan inovasi,” ujarnya.

Apabila milenial Indonesia tidak berpikir untuk berinovasi diri, lanjut dia, maka bukan tidak mungkin nantinya pekerja di Tanah Air diisi dari orang luar negeri.

Karena dalam 20 tahun lagi, persaingan dalam memperebutkan dunia kerja itu sudah tak lagi dengan para pekerja lokal, melainkan juga berasal dari kancah Internasional.

“20 tahun lagi kompetisi itu akan semakin liar. Ini fakta di lapangan kita yang (menimbulkan) gap sedemikian rupa. Jadi ada tantangan yang sangat serius,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini