Sri Mulyani Waspadai Perang Dagang AS-China hingga New Normal

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 320 2232373 sri-mulyani-waspadai-perang-dagang-as-china-hingga-new-normal-iVyJBBWhGY.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai beberapa hal yang bisa mempengaruhi pemulihan ekonomi global pada tahun depan. Di mana hal itu, akan menjadi momentum Indonesia untuk memperbaiki kinerja ekspornnya.

"Dari sisi eksternal, pemulihan ekonomi global tahun 2021 diperkirakan mulai terjadi yang memberi peluang perbaikan kinerja ekspor," ujarnya dalam sidang paripurna, Kamis (18/6/2020).

Baca Juga: Cantiknya Keuangan Domestik buat Aliran Modal Asing Kembali Masuk ke RI

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Salah satunya dengan kembali meningginya tensi perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

"Namun demikian, masih terdapat risiko signifikan yaitu kembali tereskalasinya perang dagang dan persaingan geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Kaget, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Paling Rendah

Pada saat yang sama, mulai munculnya fenomena new normal akibat dampak Covid-19 di berbagai belahan dunia.Hal ini dapat memunculkan pola permintaan dan tren baru yang dapat mempengaruhi pola perdagangangan dunia ke depan.

Tak hanya itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, kinerja ekspor dan struktur produksi (supply chain) di seluruh dunia juga akan mengalami perubahan pasca pandemi Covid-19. Apalagi, seluruh kegiatan sudah mulai mengarah pada digital.

"Risiko dan kesempatan baru yang tercipta akibat Covid-19 harus mampu dideteksi dan disikapi dengan langkah kebijakan antisipatif sejak dari sekarang," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini