Menteri Basuki Sindir Kumuhnya Jalan Nasional di Palembang

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 24 Juni 2020 11:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 24 320 2235466 menteri-basuki-sindir-kumuhnya-jalan-nasional-di-palembang-AxARnzormb.png Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat pagu indikatif untuk 2021 sebesar Rp115, 58 triliun. Untuk bidang konstruksi, Direktorat Jenderal Bina Marga dialokasikan sebesar Rp38,8 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, melalui anggaran bidang konstruksi, pihaknya berencana membangun jalan sepanjang 662 kilometer (Km), seperti di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Trans Papua hingga Pansela Jawa.

Baca Juga: Rayu Investor Turki, Menteri PUPR: Investasi Bukan Hanya Tol

"Kita juga akan bangun seperti di Jatim yang belum tersambung ke Banyuwangi. Trans Kepulauan terluar kita, lalu ada exit Tol Mesuji, lingkar utara Brebes. Pelebaran jalan kita tambah lajur 17 km seperti batas Kota Lhoksemauwe-Aceh," tuturnya, dalam rapat dengan Anggota Komisi V DPR, Rabu (24/6/2020).

Melalui dana tersebut, Basuki juga mau kualitas jalan nasional di daerah ditingkatkan. Sebab, dirinya pernah menegus Kepala Balai di Palembang.

Baca Juga: Gara-Gara WeWork hingga Uber, SoftBank si Tukang Suntik Modal Startup Rugi Rp251,3 Triliun

"Jalan nasional kumuh di Palembang, saya tegur kepala balai. Dari dulu kumuh itu di Palembang. Selain itu, persevasi jalan nasional 47 ribu km," tuturnya.

Direktorat Jenderal Bina Marga juga akan membangun jembatan dan duplikasinya sepanjang 18.588 meter, seperti di Jambi, Pulang Balang Kaltim. Kemudiuan di ruas Jalan Trans Papua dan Trans Maluku.

"Lalu kita akan membangun penggantian jembatan 1.890 meter," tuturnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini