Fresh Graduate, Waspada Sulitnya Cari Kerja di Tengah Covid-19

Rabu 24 Juni 2020 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 24 320 2235639 fresh-graduate-waspada-sulitnya-cari-kerja-di-tengah-covid-19-F42D2FxlEu.png Tantangan Sarjana Baru di Tengah Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi virus corona menekan perekonomian secara signifikan. Bahkan tak sedikit perusahaan yang melakukan efisiensi dengan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dengan perekonomian yang sulit, pencarian lowongan kerja pun susah. Sebab, hampir seluruh sektor terkena dampak akibat merebaknya Covid-19.

Untuk itu, hal ini perlu diantisipasi oleh para sarjana baru atau fresh graduate, yang mencari pekerjaan untuk pertama kalinya karena akan sulit mendapatkannya. Seperti kata Putri Nurdivi Djamil, yang akan lulus kuliah September mendatang.

"Ketika kemarin aku ngobrol di tempat magang aku, itu agency advertising sama public relation, dua-duanya sekarang sedang hiring freeze. Bahkan intern saja pun mereka tidak hire," ujarnya, dilansir dari BBC Indonesia, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga: Kena PHK Akibat Corona, Cari Kerja Baru jika Ekonomi Resesi Bisa?

"Jadi yang seperti ini susah banget. Makanya aku juga struggling, aku belakangan ini, dalam empat tahun terakhir melakukan banyak hal, kita improve our skills ourselves, tapi ujung-ujungnya ini," sambungnnya.

Menurutnya, bukan karena tidak kompeten, tapi karena mungkin salah satu masalah bisnisnya juga tidak jalan. Mahasiswi yang tengah menyelesaikan kuliah di Jepang tersebut juga tapi tidak bisa kembali ke sana karena wabah virus corona.

Putri menambahkan beban sarjana yang lulus tahun ini lebih berat karena mereka tidak hanya bersaing sesama angkatan 2020.

Beban berat tersebut ternyata tidak hanya pada para calon lulusan, kepada yang baru lulus juga menjadi beban karena pekerjannya harus disudahi lebih cepat.

Baca Juga: Kurangi Pengangguran, 144.163 Tenaga Kerja Terserap Proyek Padat Karya

Dimas Aji Pratama seorang lulusan tahun 2019. Dia mengungkapkan bahwa telah kehilangan pekerjaannya di sebuah ritel akibat pandemi Covid-19.

Pria berusia 24 tahun asal Purwokerto, Jawa Tengah tersebut baru bekerja selama kurang lebih dua bulan ketika dipanggil staf personalia untuk diberi surat Pemutusan Hubungan Kerja.

"Saya baru masuk dunia kerja, awal masuk Februari, terus dapat PHK akhir April," kata Dimas.

(fbn)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini