Bos Kopi Kenangan: Jualan Kopi Itu Kualitas bukan Fasilitasnya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 320 2236731 bos-kopi-kenangan-jualan-kopi-itu-kualitas-bukan-fasilitasnya-q1d8L4VO85.png Kisah Sukses Bos Kopi Kenangan. (Foto: Okezone.com/Instagram)

JAKARTA – Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia. Namun sayangnya, tak semua kalangan bisa menikmati segelas kopi dengan rasa berkualitas dengan harga terjangkau.

Tak dapat dipungkiri, harga kopi di beberapa gerai pusat perbelanjaan cukup menguras kantong masyarakat. Satu cup kopi berkisar antara Rp35.000 sampai Rp40.000.

Baca Juga: Ambil Peluang, Pria Ini Sukses Usaha Face Shield Bergambar Superhero

Melihat fenomena tersebut, CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan Edwart Tirtanata pun memutar otak untuk menghadirkan kopi berkualitas dengan harga yang sesuai isi dompet pemuda-pemudi Tanah Air. Akhirnya, dia memutuskan mendirikan kedai kopi pada 2017.

“Berdasarkan pengalaman saya sebagai peminum kopi, saya belum banyak menemukan gerai kopi yang menyediakan kopi berkualitas dengan harga terjangkau. Padahal, yang terpenting dari minuman kopi adalah kualitas minuman kopi itu sendiri, bukan fasilitas,” kata Edward kepada Okezone, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga: Bisnis Es Buah Bermodal Rp2 Jutaan, Jangan Lupa Ciptakan Nama yang Unik

Sebelum mendirikan Kopi Kenangan, dia telah menekuni bisnis Food and beverage (F&B) lewat usaha bernama Lewis & Carrol Tea. Meski sudah memiliki pengalaman di dunia usaha, tetap saja hambatan dirasakan saat membuka Kopi Kenangan.

Namun, kendala tersebut tak membuat dirinya putus asa untuk mengurungkan niat berbisnis kopi.

“Salah satu tantangan terbesar dalam dunia usaha adalah human resource. Untuk mengatasi hal ini, Kopi Kenangan telah membuat training center, Kenangan Academy untuk memberikan pelatihan hospitality, food safety, dan hard skill yang baik bagi SDM kami,” ujarnya.

Bukan Modal Dengkul

Membangun Kopi Kenangan tidaklah bermodal dengkul. Edward membangun secara serius dan detail. Dia mengaku harus menggelontorkan uang hingga mencapai Rp150 juta. Itu untuk membuka gerai Kopi Kenangan untuk pertama kalinya.

“Kami memulai gerai pertama Kopi Kenangan dengan modal Rp150 juta. Modal terbesar tentu saja untuk mesin kopi, karena Kopi Kenangan menggunakan mesin kopi terbaik Italia La Marzocco dan Victoria Arduino,” kata pria lulusan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini