Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Titip Rp30 Triliun di Bank BUMN, Pemerintah Dapat Bunga 3,42%

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 29 Juni 2020 |18:57 WIB
Titip Rp30 Triliun di Bank BUMN, Pemerintah Dapat Bunga 3,42%
Sri Mulyani (instagram @SMIndrawati)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah akan mendapat bunga sebesar 3,42% dari uang negara yang ditempatkan di bank-bank BUMN. Adapun bank-bank tersebut yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank BTN.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PMK 05/2020 tentang Penempatan Uang Negara di Bank Umum dalam rangka percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), anggaran yang ditempatkan sebesar Rp30 triliun yang dilakukan dalam waktu tiga bulan.

 Baca juga: Di Depan DPR, Sri Mulyani Akui Aturan Bank Jangkar Terlalu Rumit

"Bunga 3,42% yang didapat pemerintah ini setara dengan 80% dari suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate yang saat ini 4,25%," ujar dia, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurut dia, tingkat bunga yang didapat pemerintah dari skema penempatan dana pemerintah pada bank Himbara ini juga sama seperti pada saat uang negara ditempatkan di Bank Indonesia (BI).

 Baca juga: Dapat Uang Negara Rp30 Triliun, Bank Himbara Dilarang Beli Surat Berharga Negara

"Bahkan, dengan skema penempatan dana pemerintah di perbankan BUMN ini para penegak hukum bisa memeriksanya," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menyebut pemerintah dengan Bank Indonesia akan berbagi beban dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Di mana, skema burden sharing itu, akan disepakati dalam waktu dekat.

"Untuk hal-hal yang sifatnya berhubungan dengan public goods langsung akan dilakukan burden sharing, yakni untuk bidang kesehatan, perlindungan sosial dan dukungan sektoral pemerintah daerah. Dan akan kami burden sharing dengan BI," ujar dia dalam rapat dengar pendapat (RDP), dengan Komisi XI DPR RI.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement