Mendag Beberkan Daftar Produk yang Tumbuh dan Pulih di Tengah Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 19:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 320 2239038 mendag-beberkan-daftar-produk-yang-tumbuh-dan-pulih-di-tengah-covid-19-FNT74FFwQk.jpg Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi produk-produk Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Ada beberapa produk yang sudah tumbuh positif hingga saat ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, produk yang tumbuh positif ketika pandemi Covid-19 ini, seperti makanan dan minuman olahan. Lalu alat-alat kesehatan, produk pertanian, produk perikanan dan produk agroindustri.

 Baca juga: Disambut Harry Tanoe, Mendag Agus Kunjungi MNC Group

"Kemudian, untuk produk yang kembali pulih pasca pandemi ini, ada otomotif, tekstil, produk tekstil, alas kaki, elektronik serta baja," ujar dia di Gedung INews Tower Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Dia juga menjelaskan ada produk baru yang muncul pada pandemi ini akan. Misalnya produk farmasi dan produk-produk ekspor baru yang merupakan hasil relokasi industri dari beberapa negara ke Indonesia.

"Kami juga sudah mempersiapkan langkah-langkah startegis untuk meningkatkan ekspor nasional. Misalnya memaksimalkan keberadaan perwakilan perdagangan di luar negeri untuk tetap mengawal berjalannya ekspor ke negeri akreditasi," ungkap dia.

 Baca juga: Bangkit dari Covid-19, Hary Tanoesoedibjo: Buka Aktivitas Ekonomi dan Terapkan Pendekatan Moneter

Lalu, Kemendag juga melakukan penguatan daya saing UKM melalui pendampingan dan konsultasi desain bantuan sertifikasi, rebranding dan pendampingan eksportir baru.

"Mendorong pemberian fasilitasi para pelaku ekspor khususnya UKM ekspor untuk ikut serta dalam beberapa kegiatan promosi secara virtual," jelas dia.

 Baca juga: Ke MNC & Bertemu HT, Ketua Satgas Omnibus Law Rosan Roeslani Genjot Sosialisasi & Serap Aspirasi

Dia menambahkan, penjajakan peluang bisnis maupun one on one meeting antara eksportir dengan buyer di luar negeri secara virtual.

"Mendorong pelaku usaha ekspor segera mamanfaatkan akses pasar ke negera FTA. Dan memberikan stimulus pembiayaan untuk meningkatkan ekspor dan perdagangan dengan membantu pelaku ekspor yang berdampak Covid-19," tandas dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini