Baru Disahkan, UU Minerba Bakal Digugat ke MK

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 320 2239538 baru-disahkan-uu-minerba-bakal-digugat-ke-mk-GMsV9LZ7ss.jpg Revisi UU Minerba (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Undang- Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara akan digugat ke Mahkamah Konstitusi.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas Tarumanagara Ahmad Redi. Menurutnya apabila uji formil diloloskan MK berarti seketika UU tersebut dibatalkan. Namun jika ditolak akan dilanjutkan dengan uji materiil.

"Setelah diundangkan oleh Menkumham, gugatan langsung kami daftarkan ke MK. Bila langsung diterima uji formil, berarti tidak perlu uji materiil," ujar dia pada acara IDX Channel di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: RUU Minerba Disahkan Jadi UU, Pengusaha Batu Bara: Penting untuk Kepastian Usaha 

Dia menjelaskan pengesahan revisi UU Minerba lemah baik dari sisi formalitas maupun substansi. Pasalnya tidak memenuhi kriteria carry over atau pembahasan yang dapat dilanjutkan dari DPR periode 2014-2019 ke 2019-2024.

"Jadi, selama proses revisi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) juga tidak dilibatkan sejak awal pembahasan," jelas dia.

Baca Juga: 4 Pengusaha Kaya Raya Berkat Sabun hingga Makanan Ringan 

Dia menambahkan sejumlah poin aturan yang bermasalah itu, seperti soal jaminan perpanjangan izin, khususnya untuk KK dan PKP2B dan perubahan statusnya menjadi IUPK. Kemudian perizinan usaha minerba yang dinilai menjadi sentralistik, serta soal pengolahan dan pemurnian.

"Saya menilai revisi UU Minerba tidak menempatkan prioritas kepada BUMN dan BUMD dalam pengusahaan KK dan PKP2B. Di mana regulasi ini dipaksakan dengan alasan yang lemah," pungkas dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini