Babak Belur Dihantam Corona, 5 Maskapai Penerbangan Disuntik Rp362 Triliun

Natasha Oktalia, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 320 2240533 babak-belur-dihantam-corona-5-maskapai-penerbangan-disuntik-rp362-triliun-eWatwBLa92.jpg Pesawat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Lima maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) disetujui mendapat dana talangan dari total pinjaman USD25 miliar atau setara Rp362 triliun (kurs Rp14.500 per USD) agar bisnisnya tetap berjalan setelah dihantam pandemi virus corona atau Covid-19.

Suntikan Rp362 triliun didapati setelah lima maskapai AS seperti American Airlines, Hawaiian Airlines, Sky West Airlines, Spirit Airlines dan Frontier Airlines mencapai kesepakatan dengan Kementerian Keuangan AS untuk meminjam USD25 miliar sebagai dana talangan.

Baca Juga: 2.300 Pilot Maskapai Penerbangan AS Terancam Dirumahkan 

American Airlines, Hawaiian Airlines, Sky West Airlines, Spirit Airlines dan Frontier Airlines telah menandatangani letter of intent untuk persyaratan pinjaman. Demikian seperti dilansir CNBC, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

"Maskapai penerbangan lain berharap memenuhi syarat untuk pinjaman miliaran dolar AS tetapi belum menandatangani surat perjanjian, meskipun masih dalam pembahasan," kata juru bicara Departemen Keuangan.

Maskapai penerbangan AS membukukan kerugian pertama mereka dalam beberapa tahun dampak virus corona, diizinkan untuk mengajukan sebagian dari total pinjaman federal sebesar USD25 miliar. Dana pinjaman yang disisihkan berdasarkan UU CARES pada bulan Maret.

Baca Juga: 13 Posisi Petinggi di Maskapai Ini Dihilangkan akibat Corona 

Kementerian Keuangan tidak mengungkapkan jumlah dan ketentuan pinjaman, di mana maskapai diminta untuk memasang ekuitas, waran, atau utang senior untuk mengkompensasi pembayar pajak. Tetapi eksekutif telah mempratinjau jumlah yang mereka harapkan terima.

CEO American Airlines Doug Parker mengatakan bahwa maskapai mengharapkan pinjaman USD4,75 miliar pada kuartal ketiga. Bulan lalu dia mengatakan kepada pemegang saham bahwa operator berencana untuk menggunakan arus kas dari kartu kredit frequent flyer AAdvantage sebagai jaminan.

Pada musim semi, maskapai penerbangan AS mulai menerima dana talangan dari total USD25 miliar yang mengamankan pekerjaan di sektor hingga 30 September, bantuan yang ingin ditambahkan oleh serikat pekerja maskapai hingga Maret.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini