Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Budidaya Cabai Terintegrasi Sapi Jadi Klaster Pertanian Baru

Taufik Budi , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |18:18 WIB
Budidaya Cabai Terintegrasi Sapi Jadi Klaster Pertanian Baru
Cabai. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

BLORA – Inovasi untuk mengembangkan hasil pertanian terus dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Terbaru, budidaya cabai merah terintegrasi peternakan sapi menjadi pilihan petani sekaligus peternak di Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Apalagi, para petani juga mendapatkan pendampingan dari Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah. Bahkan kersajama pengembangan klaster pertanian dengan peternakan di Kabupaten Blora yang diawali sejak 2017, akan diperpanjang. Tentu ini menjadi angin segar bagi petani di tengah krisis pandemi Covid-19.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Suko Wardoyo, mengutarakan, cabai merah masih menjadi komoditas yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Blora. Terlebih banyak petani cabai di Blora yang belum maksimal dalam mengelola sistem pengelolaan hasil pertanian pasca-panen.

Baca juga: Jual Mainan, Milenial 33 Tahun Jadi Miliarder Baru di China

“Kami ingin kerjasama pengembangan klaster pertanian cabai merah yang terintegrasi dengan peternakan sapi potong di Kabupaten Blora bisa berlanjut dan dikembangkan lebih luas lagi,” kata Suko saat video konferensi dengan Bupati Blora Djoko Nugroho, Selasa (7/7/2020).

“Sebelumnya kita sudah melakukan pendampingan pada kelompok tani di Desa Purworejo Kecamatan Blora dan Desa Dringo Kecamatan Todanan, ke depan akan kita kembangkan di Desa Palon, Kecamatan Jepon,” ujarnya.

Tidak hanya pendampingan tentang teknik pertanian, pihaknya juga akan menggandeng tim ahli untuk pendampingan pengolahan pasca-panen sehingga harga komoditas tidak jatuh ketika puncak musim panen. Baik secara kelembagaan seperti pembentukan koperasi, maupun bantuan alat pengeringan cabai untuk diolah menjadi produk UKM lainnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement