Dia merinci dari anggaran Rp117,9 triliun, tercatat untuk gaji dan tunjangan sebesar Rp7,2 triliun atau meningkat 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp75,9 triliun. Sementara untuk tunjangan, honorarium, vakasi dan lainnya sebesar Rp36,6 triliun atau turun 13,0% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp42,0 triliun.
Baca Juga: Sri Mulyani Racik Skema Subsidi agar Tak Mubazir
"Penyerapan pada kementerian dan lembaga dengan pagu terbesar juga mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan tahun 2019, akibat perubahan kebijakan pemberian THR," ungkapnya.
Sementara untuk belanja barang, realisasinya Rp99,2 triliun atau turun 16,8% dibangding periode yang sama tahun 2019 yaitu sebesar Rp119,3 triliun. Sedangkan belanna modal sebesar Rp37,7 triliun atau naik 8,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp34,7 triliun,
Perlu diketahui, realisasi belanja negara pada enam bulan pertama di 2020 mencapai Rp1.068,9 triliun berasal dari belanja pemerintah pusat yang terdiri dari kementerian/lembaga (K/L) dan belanja non K/L sebesar Rp 668,5 triliun, dan realisasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp400,4 triliun
(Feby Novalius)