Share

Banyak Pejabat Tidak Terima THR, Sri Mulyani: Realisasi Belanja Pegawai Turun 3,3%

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 20 2243793 banyak-pejabat-tidak-terima-thr-sri-mulyani-realisasi-belanja-pegawai-turun-3-3-ymTFYdDGDI.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja pegawai mencapai Rp114,1 triliun hingga Semester I-2020. Angka tersebut turun 3,3% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp117,9 triliun.

"Realisasi semester I tumbuh negatif," kata Sri Mulyani, di ruang rapat Banggar DPR, Kamis (9/7/2020).

Belanja pegawai yang turun membuat beberapa pejabat tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR). Hal ini seiring, pada 2020, telah diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2020 tentang Pemberian THR 2020 kepada PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pegawai Non-pegawai Negeri Sipil, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

Baca Juga:ย Defisit APBN Semester I-2020 Tembus Rp257,8 Triliun

Sebab, pejabat tidak diberikan adalah pejabat eselon I dan II dan pejabat setara lainnya. "Realisasi belanja pegawai K/L turun 3,3% dipengaruhi perubahan kebijakan THR," ujarnya.

Dia merinci dari anggaran Rp117,9 triliun, tercatat untuk gaji dan tunjangan sebesar Rp7,2 triliun atau meningkat 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp75,9 triliun. Sementara untuk tunjangan, honorarium, vakasi dan lainnya sebesar Rp36,6 triliun atau turun 13,0% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp42,0 triliun.

Baca Juga:ย Sri Mulyani Racik Skema Subsidi agar Tak Mubazir

"Penyerapan pada kementerian dan lembaga dengan pagu terbesar juga mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan tahun 2019, akibat perubahan kebijakan pemberian THR," ungkapnya.

Sementara untuk belanja barang, realisasinya Rp99,2 triliun atau turun 16,8% dibangding periode yang sama tahun 2019 yaitu sebesar Rp119,3 triliun. Sedangkan belanna modal sebesar Rp37,7 triliun atau naik 8,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp34,7 triliun,

Perlu diketahui, realisasi belanja negara pada enam bulan pertama di 2020 mencapai Rp1.068,9 triliun berasal dari belanja pemerintah pusat yang terdiri dari kementerian/lembaga (K/L) dan belanja non K/L sebesar Rp 668,5 triliun, dan realisasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp400,4 triliun

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini