Baru 8,7% Pajak UMKM yang Ditanggung Pemerintah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 20 2245583 baru-8-7-pajak-umkm-yang-ditanggung-pemerintah-ONODdGV23J.jpg Pajak (Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas keringanan pajak penghasilan (PPh) yang ditanggung pemerintah masih minim. Tercatat baru 201.880 pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Dirjen Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo mengatakan terdapat 2,3 juta pelaku UMKM yang berpotensi mendapat fasilitas PPh Final yang ditanggung oleh pemerintah. Artinya, baru ada sekitar 8,7% UMKM yang memanfaatkan fasilitas ini.

 Baca juga: Kabar Baik, Sri Mulyani Buka Peluang Gratiskan Pajak UMKM hingga Desember

"Kalau tahun kemarin yang membayar PPh UMKM ada sekitar 2,3 juta. Ini berarti kurang dari 10% yang memanfaatkan dari jumlah umkm tahun kemarin," ujar Suryo Utomo dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Dia pun terus mensosialiasikan pendaftaran UMKM untuk dibebaskan pajaknga. pihak DJP juga sudah mengirim email sosialisasi insentif pajak ini kepada sekitar 2 juta akun. Tujuannya, agar data pengguna manfaat fasilitas PPh Final ini meningkat.

 Baca juga: UMKM Harusnya Dibantu Layaknya 'Anak Kandung'

"Saya mengajak UMKM yang mungkin belum, apa karena belum pada mendengar (kalau ada insentif) saya juga tidak tahu. Sosialisasi barangkali belum cukup sampai ke mereka, saya juga sudah memintateman-teman di KPP untuk melakukan reaching out kepada mereka agar informasi ini bsia tersampaikan kepada WP," katanya.

Dia menambahkan bagi UMKM yang terdampak COVID-19 bisa mendaftar melalui website resmi. Pada situs tersebut juga tersedia informasi lengkap yang bisa dipenuhi pelaku UMKM untuk mendapat fasilitas.

"Cara mendaftarnya tidak susah karena kami melakukan secara online dan diberikan keputusan untuk memanfaatkan juga online," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini