Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warning Anies soal Emergency Break, Dilema antara Ancaman Covid-19 dan Ekonomi

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 14 Juli 2020 |12:38 WIB
<i>Warning</i> Anies soal <i>Emergency Break</i>, Dilema antara Ancaman Covid-19 dan Ekonomi
Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengingatkan warga Ibu Kota untuk hati-hati terhadap ancaman virus corona. Pasalnya, saat ini angka positivity rate Covid-19 di Jakarta melonjak dua kali lipat sebesar 10,5%.

Anies pun menegaskan, bukan tidak mungkin Pemprov DKI Jakarta menerapkan kebijakan darurat apabila kasus positif corona melonjak. Implikasinya adalah aktivitas sosial-ekonomi kembali ditutup.

Baca Juga: Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak di Jakarta, Anies Akan Tarik Emergency Brake 

Lalu apakah dengan penutupan kembali aktivitas sosial-ekonomi pertumbuhan ekonomi batal untuk rebound?

Menurut Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira apabila PSBB diberlakukan lebih lama memang berdampak pada tekanan sektor usaha. Tapi ini memang mendesak dilakukan melihat kasus positif yang meningkat justru di era adaptasi kebiasaan baru.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement