Tidak hanya itu, Hedge Fund AS Davidson Kempner juga menyediakan tambahan sebesar USD188 juta dalam pembiayaan dan kreditor juga setuju untuk menunda pembayaran senilai USD562,5 juta.
Sebelumnya, Virgin pernah mengajukan peminjaman komersial USD626 juta dari pemerintahan Inggris. Demikian seperti dilansir CNN, Jakarta, Rabu (15/7/2020).
"Hanya sedikit yang bisa memperkirakan skala krisis Covid-19 yang telah kita saksikan dan tidak diragukan lagi, enam bulan terakhir adalah yang paling sulit yang kita hadapi dalam sejarah 36 tahun kita," kata CEO Virgin Atlantic Shai Weiss.
Virgin Atlantic baru mulai mengoperasikan penerbangan kargo sejak April kemarin dan berencana untuk memulai penerbangan penumpang kembali di 20 Juli. Perusahaan ini telah memberhentikan stafnya sebanyak 3.550 dan menutup pangakalannya yang berada di Bandara Gatwick London, lalu mengkonsolidasikan operasinya di London Heathrow dan Bandara Manchester.
Baca Juga: Tips Sukses Ala Richard Branson, Nikmati Apa yang Kamu Mulai!