JAKARTA - Miliarder dunia pemilik Virgin Atlantic Richard Branson menyuntikkan dana USD1,5 miliar atau setara Rp21,6 triliun (kurs Rp14.400 per USD) sebagai bagian dari penyelamatan bisnis maskapainya.
Dana ini merupakan kesepakatan penyelamatan yang telah disetujui yang dilakukan beberapa hari sebelum Virgin Atlantic kembali mengangkut penumpang.
Rencana rekapitalisasi ini akan dilaksanakan selama 18 bulan ke depan dan tentunya mendapatkan dukungan dari sejumlah pemegang saham besar termasuk Delta Air Lines (DAL) serta investor baru dan kreditor yang sudah ada.
Baca Juga: Demi Selamatkan Bisnis dari Covid-19, Richard Branson Jual Saham dan Pulau
Dalam rencana tersebut pemegang saham yang ada akan memberikan kontribusi sebesar USD750,6 juta termasuk USD250 juta yang berasal dari Virgin Group.