Transaksi Elektronik Capai Rp17 Triliun di Era Covid, BI: Growth Mode

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 17 Juli 2020 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 320 2248129 transaksi-elektronik-capai-rp17-triliun-di-era-covid-bi-growth-mode-be39NYdVY8.jpg Transaksi Elektronik Meningkat Selama Covid-19. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Penggunaan transaksi elektronik di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada April 2020, nominal transaksi mencapai Rp17,6 triliun.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, hal ini menunjukkan size transaksi uang elektronik.

"Dengan kondisi new normal sekarang, digital jadi keniscayaan. Teknologi sangat dibutuhkan baik untuk informasi dan komunikasi," kata Destry dalam diskusi virtual, Jumat (17/7/2020).

Baca Juga: Cara Aman Gunakan Uang Elektronik, Perlakukan Selayaknya Tunai!

Dia menilai, Indonesia tak bisa terlalu lama menjalani perekonomian dengan sistem survival mode atau era new normal. Di mana harus melangkah ke tahap pemulihan dan pertumbuhan, yakni next normal.

"Kita harus masuk ke recovery dan growth mode, yaitu next normal, di mana untuk menuju itu kita harus agile, adaptive dan innovative," ujarnya.

Baca Juga: Pakar Sebut Uang Virtual China Bisa Tekan Dominasi Dolar AS

Dia menjelaskan, yang dimaksud dengan agile adalah mencari setiap celah pemasukan dengan cara menciptakan peluang baru. Lalu, adaptive ialah tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Terakhir, innovative, yakni tak pernah berhenti membuat inovasi dalam setiap menjalankan usaha.

"Di tengah tantangan yang berat, manusia dihadapkan terhadap opportunity baru agar mampu bertahan dan bangkit kembali di era new normal," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini