JAKARTA - Kasus virus Corona atau Covid-19 di Surabaya yang tinggi membuat diberlakukannya jam malam. Hal ini pun berdampak kepada kegiatan bisnis di sana.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan menyatakan pihaknya menyambut baik penerapan jam malam di Kota Pahlawan tersebut. Karena dengan menurunnya kasus corona di Surabaya, diharapkan dapat berdampak positif terhadap perekonomian.
“Saya kira (kebijakan jam malam) bagus-bagus saja. Ini untuk mencegah penularan Covid-19 yang lebih serius,” kata Stefanus kepada Okezone.
Dia menjelaskan operasional mal di Indonesia itu tutup pukul 22.00. sehingga, diharapkan ada pembicaraan lanjutan antara DPD APPBI Jawa Timur agar para pekerja yang sedang di jalan pulang tidak diangkut dalam sebuah razia.
Baca selengkapnya: Ada Jam Malam di Surabaya, Pengusaha Mal Atur Waktu Pulang Pekerja
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.