Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasutri Mantan Bankir Ini Untung Banyak dari Jualan Ayam Penyet

Pasutri Mantan Bankir Ini Untung Banyak dari Jualan Ayam Penyet
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA – Pasangan suami istri mantan pegawai bank ini banting setir jadi pedagang ayam penyet. Adalah Sigit Santosa-Tri Hartati yang memutuskan keluar dari bank dan membuka Warung Makan Ayam Penyet Pio pada 2019 lalu di kawasan Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Belum genap setahun dibuka, penjualan usaha mereka mencapai ratusan porsi tiap hari. Padahal pada awalnya mereka tidak mempunyai latar belakang bisnis di bidang kuliner. Sigit dan Hartati dulu merupakan karyawan bank.

Baca Juga: 4 Tips Memulai Bisnis Frozen Food, Jangan Lupa Promosi

Pada 2016, Hartati lebih dulu resign dari pekerjaannya di bank untuk memulai bisnis suplai barang seperti deterjen. Sigit masih bekerja sebagai kepala unit salah satu bank di Klaten saat istrinya membuka Warung Makan Ayam Penyet Pio pada Agustus 2019.

Ketika itu dia berjanji dalam hati akan ikut resign bila omzet warung makan ayam penyet di Colomadu itu mencapai angka tertentu.

ayam

“Saya saat itu saya dalam hati berjanji akan keluar dari pekerjaan di bank bila omzet penjualan warung sudah mencapai angka tertentu. Bersyukur sekali ternyata pada September 2019 penjualan sudah mencapai 350 porsi,” ujar warga Tohudan, Colomadu, dilansir dari Solopos, Senin (20/7/2020).

Setelah resign dari bank, Sigit bekerja penuh membantu sang istri menjalankan warung makannya. Benar saja. Sejak itu hingga awal 2020 usaha Sigit dan Hartati terus menanjak. Warung mereka yang buka mulai 09.00 WIB hingga 21.00 WIB tak pernah sepi pembeli.

Apalagi setelah menu warung makan ayam penyet di Blulukan, Colomadu, itu mereka masukkan ke aplikasi Go Food dan Grab Food. Pembeli tidak hanya berasal dari wilayah Colomadu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement