Dia berharap, seluruh pebisnis UMKM memanfaatkan seluruh platform media sosial untuk memasarkan produknya. Sebab para konsumen sudah lari ke arah penjualan daring ketimbang melalui di toko.
Baca Juga: Masih Gaptek, Baru 9,4 Juta UMKM Melek Digital
"Promosi banyak yang ke digital. Di medsos banyak mengkonversikan ke Whatsapp. Fashion dan produk kita konversi ke Whatsapp," ujar dia.
Dia mengaku sudah memindahkan para pegawainya yang semula menjaga toko di beberapa pusat perbelanjan.
"Kini mereka kita pindahkan untuk mengurus pengepakan barang pemesanan online," kata dia.
(Feby Novalius)