Usaha Kerajinan dari Tepung, Juga Bermodalkan Telaten dan Kemauan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 12:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 320 2250239 usaha-kerajinan-dari-tepung-juga-bermodalkan-telaten-dan-kemauan-Y3FePOXEcx.png Kerajinan dengan Tepung. (Foto: Okezone.com/Sculpey Pinterest)

JAKARTA - Corn craft atau kerajinan tangan berasal dari tepung maizena mungkin kurang diketahui banyak orang. Tapi siapa sangka, kala kerajinan dari tepung maizena ini bisa dibentuk menjadi beragam bentuk lucu mulai dari buah-buahan hingga kue cantik.

Ide usaha ini bermula dari dorongan membuat kerajinan tangan yang menggunakan bahan yang mudah di dapat, murah dan alami. Tepung maizena dipilih sebagai bahan dasar utama lantaran mampu memberikan hasil akhir seperti porselen atau keramik.

Hasil akhir dari corn craft bisa berupa gantungan kunci, candle holder bahkan sebagai hiasan dinding. Tentunya, usaha ini juga bisa dijalankan dari rumah dan tidak mengeluarkan modal yang besar.

Baca Juga: Miliki Bos Lebih Muda, Hadapi dengan 6 Cara Ini

"Usaha kreatif corn craft tidak membutuhkan modal besar, bakat serta keahlian khusus yang rumit. Modal terpenting untuk berwirausaha corn craft adalah kemauan dan ketelatenan atau ketekunan." tulis buku Terampil Membuat Corn Craft Kerajinan Maizena Clay, karya Henny Widjaja, Selasa (21/7/2020).

Berikut beberapa tips memulai usaha corn craft yang diberikan Henny dalam buku tersebut.

1. Kreasi corn craft akan lebih indah jika bentuknya memiliki banyak detail.

2. Tips utama sebelum memulai usaha ini adalah mengetahui calon konsumen serta apa yang menjadi selera pasar. Bila kita sekedar berkreasi tanpa memerhatikan selera dan permintaan pasar, maka bisnis ini tidak bakal maju pesat sesuai yang di harapkan.

Baca Juga: 4 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan

3. Penjualan produk dapat dilakukan langsung ke toko atau outlet yang menjual pernak-pernik dengan sistem putus ataupun konsinyasi.

4. Masing-masing sistem memiliki keunggulan dan kelemahan. Keunggulan sistem putus yaitu perputaran dana bisa cepat dan tidak butuh modal besar. Tapi, kelemahannya adalah volume penjualan lebih sedikit karena mengandalkan konsumen akhir. Sedangkan, jika melalui sistem konsinyasi pelaku usaha membutuhkan modal yang lebih besar dan keunggulannya adalah volume penjualan menjadi lebih besar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini